Budidaya Anggur Brazil diIndonesia

Anggur pohon atau biasa disebut dengan tanaman anggur brazil adalah jenis pohon yang memiliki buah mirip anggur dan sebenarnya bukan merupakan spesies anggur karena ini merupakan pohon kayu yang bisa di berumur puluhan tahun. pohon anggur brazil ini mulai berbuah antara umur 8 – 15 tahun. anggur ini merupakan buah yang tergolong lama dan jenis pohonnya yang akan diambil buahnya tetapi lamanya berbuah jenis anggur brazil ini bisa diatasi dengan menanam bibit bahan anggur brazil berasal dari stek atau dari biji. Tanaman anggur batang ini merupakan jenis tanaman daerah tropis sehingga sangat cocok dibudidayakan dan ditanam di indonesia titik tanaman ini juga bisa tumbuh di daerah dataran rendah hingga dataran tinggi tanaman ini dapat tumbuh dan berkembang dengan baik di daerah dengan ketinggian antara 0 – 1000 meter diatas permukaan laut. Anggur brazil ini membutuhkan sinar matahari langsung atau daerah yang agak ternaungi. Tanah tempat tumbuh anggur Brazil juga harus baik memiliki ph antara 5,5 – 6,4 tanaman toleran terhadap angin tapi tidak terhadap udara di laut. akan tumbuh menjadi tunas baru setelah satu bulan penanaman dapat yang dijalankan adalah dua bagian pasir kasar dan satu bagian kompas. cara mempercepat penanaman tanaman anggur brazil ini adalah dengan pembibitan dari stek. Anggur Brazil dapat juga diperbanyak dengan stek. tak akan berubah dalam waktu 3 tahun sedangkan tanaman yang diperbanyak lewat biji baru bisa berbuah setelah 8 – 12 tahun. jika ingin menanam pohon yang cepat berbuah maka terlebih bisa ditanam dengan stek pohon Anggur Brazil sudah bisa dijual ke pedagang ataupun bibit anggur batang saat berusia lebih dari 6 bulan dengan tinggi 20 cm – 30 cm.
Pupuk yang biasa digunakan untuk menyuburkan tanaman ini dan sekaligus juga bisa membantu percepatan pembungaan dianjurkan dengan menggunakan pupuk kandang karena lebih aman dan bagus bagi penggemburan tanah. hama tanaman anggur batang yang sering menyerang adalah hama kutu daun yang bisa menyebabkan daun menjadi keriting tetapi biasanya hanya menyerang tanaman yang masih muda umur di bawah 1,5 tahun cara mengatasi kutu daun. dengan menyemprotkan obat tanaman yang berupa pestisida daun yang keriting sebaiknya juga dipangkas. untuk mencegah penyebaran kutu daun dan akan bertunas lagi setelah lebih kurang 14 hari.
Langkah untuk menanam anggur batang brazil yang pertama yaitu pemilihan bibit anggur harus pemilihan bibit anggur brazil harus benar sehat subur dan memiliki daun yang hijau sehat dan bebas dari hama penyakit. berbatang kokoh tidak kering dan usahakan memilih jadi rendang. Yang kedua yaitu menentukan tempat atau lokasi penanaman anggur batang biasa ditanam di pot besar atau langsung di lahan perkebunan atau pekarangan rumah. menentukan lokasi penanaman juga akan mempengaruhi pertumbuhan anggur brazil. supaya pertumbuhan bibit anggur brazil optimal berilah lokasi yang tepat. lokasi yang tepat bisa dilihat dari lokasi lahan harus bersih dari rumput liar sekitar bakal tanam lahan jangan terlalu sempit tanah yang kaya akan unsur hara dan tersinari matahari langsung dan tidak ternaungi oleh pohon besar di sekitar lahan. lokasi penanaman dan tentukan langkah selanjutnya tinggal menggali lubang penanaman bibit anggur brazil. penggalian bisa menggunakan alat cangkul buat lubang dengan ukuran 50 X 50 X 50 cm setelah itu tanah bekas galian bisa ditambahkan kompos atau pupuk kandang yang sudah termasuk mengatasi plus tutup dengan plastik. istirahatkan lubang tanam selama 2 sampai 6 hari tujuannya agar menghilangkan gas beracun pada tanah. bersamaan dengan campuran tanah + Sekam di istirahatkan juga.
cara menanam bibit anggur batang brazil ambil bibit anggur batang brazil yang telah disiapkan bila bibit masih dalam polybag. cabut polybag dengan hati – hati jangan sampai balutan tanah dan perakarannya jangan sampai putus. kemudian letakkan pada lubang tanam posisikan tegak jangan sampai miring harus lurus simetris. penyiraman pertama bisa dilakukan setelah langkah diatas selesai lakukan penyiraman dengan merata dan meresap ke seluruh bagian tanam penyiraman yang rutin bisa 1 – 2 kali sehari namun tergantung kelembaban tanah juga.

Posted on: March 26, 2019, by :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *