Jaya Kontraktor Kubah Masjid di Timika Papua Tengah

Jaya Kontraktor Kubah Masjid di Timika Papua Tengah

Jaya Kontraktor Kubah Masjid di Timika Papua Tengah

Luasnya wilayah kekuasaan Islam sebagai akibat dari keberhasilan ekspansi Islam yang dilaksanakan oleh khalifah Umar ibn Khattab, menuntut perlunya ada penataan dan perubahan di dalam birokrasi pemerintahan. Semua suku mendapatkan perlakuan dan kesempatan yang sama untuk berpartisipasi di dalam pemerintahan. Kontraktor Kubah Masjid Beliau naik menjadi khalifah ketika kondisi sosial-politik umat Islam baru stabil dan mewarisi wilayah kekuasaan Islam yang cukup luas, yang menuntut adanya seorang khalifah yang kuat dalam rangka mempertahankan persatuan  dan kekuasaan Islam. Pada masa pemerintahan khalifah Umar, kedudukan kaum Muslimin yang berasal dari suku Quraisy sama dengan suku-suku yang lain, di mana tidak ada keistimewaan ataupun prioritas lainnya yang diberikan kepada salah satu di antara mereka.

Memisahkan lembaga yudikatif dari eksekutif dan legislatif serta  mendirikan lembaga pengadilan di berbagai daerah. Membentuk jawatan kepolisian  untuk menjaga keamanan dan ketertiban. Membentuk jawatan pekerjaan umum. Kontraktor Kubah Masjid Mendirikan Baitul Mal untuk mengelola keuangan negara. Membiarkan tanah hasil ganimah digarap oleh pemiliknya sendiri di negeri taklukan dengan kompensasi dikenakan pajak dan melarang kaum Muslimin memilikinya karena mereka menerima tunjangan dari Baitul Mal atau gaji bagi prajurit yang asih aktif. Menghapus hukuman potong tangan terhadap pencuri yang terpaksa encuri dei membebaskan dirinya dari kelaparan.

Umar menduduki jabatan khalifah atas penunjukan Abu Bakar  setelah meminta pendapat dan persetujuan kepada para pemuka masyarakat serta disetujui oleh jamaah kaum Muslimin. Khalifah Umar berhasil Kontraktor Kubah Masjid mengkonsolidasikan Islam di Arabia, mengubah anak-anak padang pasir yang liar menjadi bangsa pejuang yang berdisiplin, menghancurkan kekaisaran Persia dan Byzantium, serta membangun suatu imperium yang sangat kuat meliputi Persia, Irak, Kaldea, Syria, Palestina dan Mesir. Kebijakan-Kebijakan Pemerintah.

Dalam hal ini, khalifah Umar mengambil beberapa kebijakan yang pada hakekatnya merupakan upaya mengkonsolidasikan bangsa Arab dan melebur suku-suku Arab ke dalam satu bangsa. Kontraktor Kubah Masjid Yaitu Meneruskan ekspansi wilayah kekuasaan Islam yang telah dirintis oleh pendahulunya. Meletakkan prinsip-prinsip demokratis dalam pemerintahannya dengan membangun jaringan pemerintahan sipil yang paripurna, yang menjamin hak yang sama bagi setiap warga negara.

Ia bernama Umar ibn Khattab ibn Nufail keturunan Abdul ‘Uzza al-Quraisy dari suku ‘Adi, salah satu suku yang terpandang mulia. Ia dilahirkan di Mekah empat tahun sebelum kelahiran Nabi saw. Dia adalah seorang yang berbudi luhur, fasih, adil dan pemberani. Umar masuk Islam pada tahun kelima setelah kenabian dan menjadi salah satu sahabat terdekat Nabi saw. Menata pemerintahan dengan membentuk Kontraktor Kubah Masjid departemen-departemen (diwan) yang diadopsi dari model Persia, yang bertugas untuk menyampaikan perintah dari pemerintah pusat ke daerah-daerah dan menyampaikan laporan tentang perilaku dan tindakan-tindakan penguasa daerah kepada khalifah. Membagi wilayah negara menjadi delapan propinsi  untuk melancarkan hubungan antar daerah.

Posted on: August 21, 2017, by :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *