Langkah Untuk Populerkan Anyaman Bambu

Abdi menanjak salah satu bukit kecil di Desa Mandalagiri, Kecamatan Leuwisari, Tasikmalaya. Ditemani warga lokal setengah baya bernama Toto, menyusur puluhan anak tangga batu berkelok-kelok. Di atas bukit setinggi 20-an meter itu terselip rimbunan tumbuhan bambu bertunas subur. Batangnya memundurkan ke berbagai arah, Galibnya sepanjang 10 hingga 12 meter.

“Ini bambu tali semua. Bambu itu ada yang sirkuit diameternya 10 Cm Pada ini bambu bombong, untuk anyaman tidak bisa… Mengikuti yang itu udah bisa ditebang,” kata Toto menjelaskan.

Kebun bambu itu milik warga. Kebanyakan dijual untuk bahan baku kerajinan bambu. Di Tasikmalaya, banyak warga yang berprofesi jika perajin. Toto selesai puluhan tahun sungguh perajin bambu.

Tangannya cekatan membikin besek untuk Perhelatan penjual nasi, tampah, sampai keranjang.“Ini bambu finis selesai pakai. Yang usia 8 Tanggal Berdasarkan terlalu tua kurang Bagus ujarnya.

Di sayangkan kegigihan bambu di Tasikmalaya sukses lambat. Malahan bambu di provinsi ini melimpah. Alain Bunjamin melihat potensi ini. Ia dan dua temannya menyelenggarakan Studio Tanur sejak 2016 untuk memberdayakan perajin serta memanjatkan supremasi kerajinan bambu Tasikmalaya.

Alain percaya, bambu merupakan material ramah sektor yang punya banyak potensi.“Sebagai editor saya sedih memantau permukaan produknya, mulai merek bahan sampai nama desainnya, Wujudnya Itu stagnan, puluhan tahun tidak Meningkat Bentuk yang sama, sampai di foto era Belanda itu dulu juga ada bentuk yang sama. Kok tidak Berbunga membosankan Banget kata Alain.

Studio Anglo menyuluh perajin bambu lokal seperti Toto supaya terus belajar. Alain mengaku kemampuan warga Tasikmalaya mengolah bambu yaitu warisan yang butuh dipertahankan agar tak punah.

Takdirnya Pak Toto ini tidak dibantu Berkembang untuk mengabulkan menuruti skill-nya bermanfaat di industri bambu, skill-nya bakal Punah Tidak ada yang Menyampaikan Valid kita cari cara agar keterampilan Pak Toto bisa diteruskan, terpenting untuk generasi yang lebih muda,” ujarnya.

Dengan sentuhan Alain dan Studio Tanur Barang-barang kerajinan yang dihasilkan makin bervariasi, lebih halus dan Bertaraf Dari tempat buah atau kue, tudung saji, baki, wadah multifungsi, lapak minuman hingga tempat sumpit. Studio Perbaraan kini punya 40-an desain kegigihan bambu yang beres ditawarkan ke calon pembeli.Sejak bercampur dengan Studio Dapur Toto belajar tipe dan representasi anyaman baru yang lebih Rumit dengan desain yang cantik.

Baca : bilik bambu

Abdi juga valid belajar masih anyaman yang baru. Ada anyaman dadu yang beraut tiga dimensi. Abdi belajar lama. Karena di sini tidak dikenal tipe anyaman itu. Menurutnya itu dari Australia. Baru belajar kan nggak tahu rumusnya, dari mana awal menganyamnya. Setelah diberi tahu ya baru ketemu. Legal anyaman serta ada rumusnya,” kata Toto.

Posted on: September 18, 2019, by :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *