Merekrut Tenaga Kerja Beragam

Merekrut Tenaga Kerja Beragam: Jangan Membuat Dua Kesalahan Umum . Hunian dengan konsep mewah, nyaman dengan berbagai macam fitur yang ditawarkan khusus untuk anda. Dengan bangunan yang megah, apartemen di bekasi dekat LRT yang berfasilitas serba ada ini LRT City Bekasi adalah jawaban yang paling tepat.

Untuk menjadi bisnis yang sukses dalam budaya saat ini, Anda perlu menciptakan lingkungan inklusi di mana orang merasa dihargai dan terintegrasi ke dalam misi, visi, dan strategi bisnis perusahaan di semua tingkatan.

Ketika keterampilan dan pengetahuan karyawan diakui, dihargai, dan dimanfaatkan, mereka lebih terlibat dalam berkontribusi terhadap kesuksesan organisasi. Mereka lebih bersedia untuk melakukan ‘ekstra’ dan berbagi ide dan inovasi. Dimensi keberagaman yang terlihat dan tak terlihat yang mereka bawa digunakan sebagai sumber daya untuk kesuksesan dan pertumbuhan. Untuk menciptakan lingkungan kerja yang inklusif Anda membutuhkan tenaga kerja yang beragam.

Merekrut Tenaga Kerja Beragam

Organisasi membuat dua kesalahan umum dalam merekrut tenaga kerja yang beragam yang menyebabkan mereka jatuh di belakang persaingan mereka dan bahkan kehilangan pangsa pasar.

<b> 1. “Keragaman foto perusahaan” </ b>

Organisasi hanya mempertimbangkan dimensi keberagaman yang terlihat terutama ras, dan gender. Foto perusahaan terlihat bagus tetapi semua orang berpikiran sama. Perbedaan yang mencakup orientasi seksual, latar belakang geografis, gaya berpikir dan komunikasi, fungsi kerja, kemampuan dan kecacatan, agama, dan gaya kerja tidak dihargai dan bahkan dihalangi. Ini adalah definisi keragaman yang sangat sempit dan menawarkan sedikit atau tidak ada nilai bagi organisasi dalam hal ide-ide, kreativitas, dan inovasi baru.

<b> 2. “Keanekaragaman dengan Angka” </ b>

Sekali lagi, keragaman ditentukan oleh apa yang dapat Anda lihat. Demografi mencerminkan komunitas luar tetapi hanya di tingkat bawah. (Produksi, dan tenaga kerja tidak terampil) Ada sedikit atau tidak ada keragaman ketika Anda naik ke manajemen. Ketika ditanya tentang keragaman dalam organisasinya, mereka menunjuk ke semua angka. Setiap tahun mereka memiliki “angka” yang bagus, tetapi orang-orang terus berubah. Karyawan pergi dan mendapatkan pekerjaan di mana ada nilai keanekaragaman di semua tingkatan dan mereka didorong untuk naik di jajaran.

<b> Mengatasi Masalah </ b>

Untuk menjadi bisnis yang sukses dalam budaya saat ini, Anda perlu menciptakan lingkungan inklusi di mana orang merasa dihargai dan terintegrasi ke dalam misi, visi, dan strategi bisnis perusahaan di semua tingkatan. Ketika keterampilan dan pengetahuan karyawan diakui, dihargai, dan dimanfaatkan, mereka lebih terlibat dalam berkontribusi terhadap kesuksesan organisasi.

Mereka lebih bersedia untuk melakukan ‘ekstra’ dan berbagi ide dan inovasi. Mereka menyebarkan berita bahwa organisasi Anda adalah tempat yang bagus untuk bekerja. Mereka antusias merekrut rekan-rekan mereka yang berbakat untuk mengisi posisi terbuka yang membawa ide-ide baru dan beragam cara berpikir, memecahkan masalah dan memperluas pangsa pasar.

Posted on: August 16, 2019, by :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *