Sepeda Baru Dengan Sensasi Lebih Klasik

Sepeda onthel, udah berubah menjadi salah satunya koleksi berkelas untuk sejumlah pencinta sepeda. Harga lantas dapat ultra mahal, hingga beberapa puluh juta rupiah. Apalagi apabila tahun membuatnya kuno serta orisinalitas sepeda itu dapat dipertanggungjawabkan.

Di sosial media pencinta sepeda, kerap tampak pengakuan anggota yg mau mengumpulkan sepeda classic, namun mereka bingung serta kuatir pada keaslian sepeda itu.

Memang buat tentukan orisinalitas sepeda classic bukan perihal yg ringan. Tak sekadar situasi fisik yg bagus, namun mesti dicek keaslian dari semasing sisi sepeda. Serta ini semestinya diperlukan cost.

Realita di pasar memberikan banyak sepeda classic yg ditawarkan tak asli. Fisik serta catnya bagus, namun sisi sepeda nyata-nyatanya hasil mutilasi dari pelbagai brand. Ketidakotentikan ini pastinya kurangi nilai buat suatu barang koleksi.

Untuk yg terus berkehendak mengumpulkan speda classic serta orisinalitasnya terjamin, saat ini dapat mengumpulkan sepeda onthel baru. Sekurang-kurangnya ada dua produsen yg masih pemproduksi sepeda classic.

Jenama Phoenix dari Shanghai, Tiongkok, masih pasarkan sepeda onthel yg di kenal juga dengan istilah sepeda onta atau sepeda kebo. Mempunyai bentuk persis sama dengan sepeda onthel kuno.

Baca Juga : sepeda phoenix mini

Memanfaatkan roda 28 inchi, baik frame, fork, slebor, katengkas, stang, gir, hub depan serta belakang, sadel, boncengan, emblem, standard, hingga pedal serta lampu belakang, asli Phoenix.

Sisi sepeda yg memanfaatkan brand lain cuma lampu depan serta dinamo (Elephant) , dan kunci serta pompa (Wings) .

Figure sepeda baru ini persis sama dengan sepeda onthel Phoenix yg diketahui di Indonesia di jaman ‘70an. Harga lantas cukup murah, lebih kurang Rp2 juta-an.

Jenama lainnya yaitu London Taxi, yg tawarkan dua pilihan ukuran ban : 26 inchi serta 28 inchi. Sama seperti Phoenix, sepeda ini pun baru dengan bentuk classic.

Yg mengetahui apabila Phoenix single speed, jadi London Taxi udah ditambahkan dengan enam kecepatan. Tidak hanya itu, London Taxi memanfaatkan chain guard yg ramping, tengah Phoenix memanfaatkan katengkas.

Harga London Taxi lebih kurang Rp5 juta. Seimbang buat suatu sepeda yg memosisikan jadi sepeda kekinian dengan sensasi vintage.

Apabila mau penampakan lebih classic, tinggal menaikkan sejumlah asesori : Side bag buat boncengan belakang, tas pistol buat dalangan, tas stang, dan sadel kulit.

Posted on: September 30, 2019, by :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *