Kota Mekkah dan Keutamaannya

Kota Mekkah – Secara geografis, kota mekah terletak di penggalan barat saudi arabia yang mayoritas tanahnya berbentuk pegunungan, paling utama di dekat ka’bah. wilayah yang berposisi dibagian timur masjidil haram diucap ma’la, dan juga di barat energi terdapat wilayah misfalah. Rasulullah saw seorang diri merupakan masyarakat wilayah ma’la, karna dia berdimisili fi situ saat sebelum hijrah ke madinah. di situ pula ada lingkungan makam yang amat populer dengan istilah makam ma’la. bagi riwayat salah seseorang istri tercinta Rasulullah saw di makamkan di situ, ialah sayyidah Khadijah.

 

Buat mengarah ke kota mekah ada 3 pintu utama, kesatu merupakan ma’la (diucap pula hujun), kedua misfalah dan juga ketiga syubaikah. semenjak diciptakannya bumi, allah telah menyucikan kota makkah dan juga wilayah sekitarnya.

Nabi Ibrahim diucap sebut bagaikan orang yang kesatu kali meletakkan batasan batasan tanah suci makkah. diriwayatkan kalau malaikat jibril menyuruh nabi ibrahim buat mencirikan batas-batas tanah suci makkah dengan trik meletakkan batu-batu. batas-batas tadi memisahkan wilayah tanah suci kota mekah dengan wilayah yang lain. panjangnya dekat 127 kilometer, dan juga luasnya kurang lebih 550 kilometer persegi.

Diantara keutamaan-keutamaan kota makkah yakni: (1) tempat dibangunnya baitullah; (2) kota kelahirab rasulullah saw; (3) diwajibkannya untuk yang sanggup buat mengunjuginya; (4) allah menjadikannya tanah suci dan juga dilarang adanga pertumpahan darah di dalamnya; (5) tempat buat menghapus dosa-dosa yang dulu sekali; (6) disyariatkannya thawaf di kakbah yang berposisi di dalamnya; (7) tempat yang tidak boleh seorang memasukinya kecuali dengan hati yang khusy’ dan juga menanggalkan seluruh perhiasan dunia. dan juga masih banyak keutamaan-keutamaan yang lain.

Seperti itu makkah, di sanalah Allah meletakkan tempat-tempat mustajab untuk mereka yang mereka mau berdoa, misalnya multazam, maqom ibrahim, hijir ismail, hajar aswad, rukun yamani, pula padang arafah. dalam suatu riwayat rasulullah saw bersabda, “doa yang amat utama merupakan doa pada hari arafah. dan juga perkataan yang amat utama yang saya dan juga para nabi sebelumku senantiasa mengucapkannya merupakan la ilaha illallah, wahdahu la syarika lahu” (hr. malik dan juga tirmidzi)

Di sanalah pahala untuk kebaikan dilipatgandakan, sebagaimana balasan untuk perbuatan kelek pula dilipatgandakan. lebih dari itu, allah saw kerap bersumpah dengan kota suci ini, dan juga melarang orang-orang kafir buat masuk ke dalamnya. “Aku (Allah) betul-betul bersumpah dengan kota ini (makka) dan juga kalian (Muhammad) bertempat di kota mekkah ini”.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *